Wow Peta Sebaran Sarana Kefarmasian dan Alat Kesehatan Masih Timpang
Tanggal Posting : Rabu, 17 April 2024 | 06:52
Liputan : Redaksi OMAIdigital.id - Dibaca : 1735 Kali
Wow Peta Sebaran Sarana Kefarmasian dan Alat Kesehatan Masih Timpang
Sebaran Sarana Kefarmasian dan Alat Kesehatan di Indonesia Masih Timpang. Perlu strategi untuk pemerataan yang lebih baik.

OMAIdigital.id- Sebaran sarana Produksi dan Distribusi Bidang Kefarmasian dan Alat Kesehatan di Indonesia masih timpang.

Padahal cakupan sarana produksi dan distribusi bidang kefarmasian dan alat kesehatan menggambarkan tingkat ketersediaan sarana pelayanan kesehatan yang melakukan upaya produksi dan distribusi di bidang kefarmasian dan alat kesehatan.

Perlu langkah strategis untuk meningkatkan prosentase sebarannya ke seluruh wilayah Indonesia...!

Dikutip dari PROFIL KESEHATAN INDONESIA TAHUN 2022, yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia- disebutkan sebagai berikut:

Sarana produksi di bidang kefarmasian dan alat kesehatan antara lain Industri Farmasi, Industri Obat Tradisional (IOT), Usaha Kecil Obat Tradisional/Usaha Mikro Obat Tradisional (UKOT/UMOT), Produksi Alat Kesehatan (Alkes), dan Produksi Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT), dan Industri Kosmetika.

Jika ditelaah, sarana produksi dan distribusi di Indonesia masih menunjukkan adanya ketimpangan dalam hal persebaran jumlah.

Sebagian besar sarana produksi maupun distribusi berlokasi di Pulau Sumatera dan Jawa sebesar 94,2% sarana produksi dan 76,1% sarana distribusi.

Ketersediaan ini terkait dengan sumber daya yang dimiliki dan kebutuhan pada wilayah setempat.

Sarana Produksi Farmasi

Kondisi ini dapat dijadikan sebagai salah satu acuan dalam kebijakan untuk mengembangkan jumlah sarana produksi dan distribusi kefarmasian dan alat kesehatan di wilayah Indonesia lainnya, sehingga terjadi pemerataan jumlah sarana tersebut di seluruh Indonesia.

Selain itu, hal ini bertujuan untuk membuka akses keterjangkauan masyarakat terhadap sarana kesehatan di bidang kefarmasian dan alat kesehatan.

Pada tahun 2022 terdapat 4.550 sarana produksi kefarmasian dan alat kesehatan di Indonesia. Provinsi dengan jumlah sarana produksi terbanyak adalah Jawa Barat, yaitu sebanyak 1.465 sarana.

Hal ini dapat disebabkan karena Jawa Barat memiliki populasi yang besar dan wilayah yang luas. Namun, terdapat 5 provinsi yang tidak memiliki sarana produksi kefarmasian dan alat kesehatan.

Rincian jumlah sarana produksi kefarmasian dan alat kesehatan berdasarkan jenis pada tahun 2022, sebagaimana tertera pada gambar diatas.

Sedangkan sarana distribusi kefarmasian dan alat kesehatan yang dipantau jumlahnya oleh Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan antara lain Pedagang Besar Farmasi (PBF), Apotek, Toko Obat, dan Distributor Alat Kesehatan (DAK).

Jumlah sarana distribusi kefarmasian dan alat kesehatan di Indonesia pada tahun 2022 sebesar 47.759 sarana. Redaksi OMAIdigital.id

Sarana Distribusi Farmasi


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2024. All Right Reserved

@omaidigital.id

MENULIS sesuai FAKTA, MENGABARKAN dengan NURANI

Istagram dan Youtube: