Waspadai Potensi Bahaya Mikroplastik Mengintai Tanaman Obat, Mari Kita Cegah
Tanggal Posting : Senin, 27 Juli 2026 | 05:37
Liputan : Redaksi OMAIdigital - Dibaca : 43 Kali
Waspadai Potensi Bahaya Mikroplastik Mengintai Tanaman Obat, Mari Kita Cegah
Bahaya mikroplastik juga mengintai tanaman obat, mari cegah agar Obat Bahan Alam tetap berkualitas.

OMAIdigita.id- Meningkatnya taraf hidupan manusia- kini banyak produk yang mengandung plastik- dan jumlahnya makin besar.

Tidak disadari- ternyata mendatangkan bahaya, apalagi tingkat daur ulang sampah plastik di Indonesia masih sangat rendah. Akibatnya, bahan plastik banyak terpapar dan tersebar melalui sampah berupa mikroplastic dan makroplastic.

Mikroplastik adalah partikel plastik kecil dengan ukuran kurang dari 5 milimeter, hal yang tidak disadari akan menjadi ancaman serius bagi kesehatan lingkungan dan manusia.

Karena mikroplastic sering kali tidak terlihat oleh mata telanjang, keberadaan mikroplastik telah merambah ke berbagai aspek kehidupan, mencemari udara, air, dan tanah.

Adalah kegiatan dari Kelompok Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asman TOGA) Gandaria di Kelurahan Gladak Anyar, Kabupaten Pamekasan, Madura, seperti yang dipublikasikan PikiranRakyatCom pada 25 Juli 2026 mengupas tentang bahaya microplastic di tanaman herbal.

Ketua Program, Dr. Iswahyudi, S.TP., M.Si. mengatakan pencemaran mikroplastik kini menjadi tantangan baru yang perlu diwaspadai karena berpotensi mencemari tanaman yang dikonsumsi masyarakat, termasuk tanaman herbal.

Menurutnya, tanaman obat memang telah lama menjadi pilihan masyarakat untuk menjaga kesehatan keluarga. Namun, kualitas tanaman juga harus dipastikan aman agar manfaatnya benar-benar optimal. "Tanaman obat memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan keluarga.

Namun kualitasnya juga harus diperhatikan agar bebas dari kontaminasi mikroplastik. Melalui program ini kami mendampingi masyarakat mulai dari teknik budidaya hingga pemanfaatan tanaman obat secara aman sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal," ujar Dr. Iswahyudi.

Warga Dilatih Menanam TOGA yang Aman dan Ramah Lingkungan Dalam program ini, masyarakat mendapatkan pelatihan mengenai teknik budidaya tanaman obat menggunakan metode yang lebih ramah lingkungan. Materi yang diberikan meliputi:

Pemilihan media tanam yang aman, Pengelolaan lahan, Penggunaan pupuk organik, dan Teknik perawatan tanaman untuk mengurangi risiko kontaminasi mikroplastik.

Berbagai tanaman herbal yang dibudidayakan di antaranya jahe, kunyit, temulawak, kencur, serai, daun kelor, serta berbagai tanaman obat lain yang selama ini banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai obat tradisional.

Tidak hanya praktik budidaya, peserta juga memperoleh edukasi mengenai dampak mikroplastik terhadap kesehatan, terutama bagi ibu dan anak. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan pangan dan tanaman obat yang dikonsumsi sehari-hari.

Selain mengajarkan teknik bercocok tanam, tim pengabdian juga memperkuat kapasitas kader kesehatan melalui pelatihan pemanfaatan TOGA sebagai upaya promotif dan preventif kesehatan keluarga.

Tim yang terdiri atas Dr. Adi Sutanto, M.M. dan Layla Imroatu Zulaikha, M.Kes. memberikan pendampingan mengenai cara mengolah tanaman obat secara benar, mengenali manfaat setiap tanaman herbal, hingga penggunaannya secara aman dalam kehidupan sehari-hari.

Dr. Iswahyudi menegaskan bahwa program ini bukan sekadar menghasilkan tanaman herbal berkualitas, tetapi juga membWarga Akui Dapat Pengetahuan Baru soal Bahaya Mikroplastik Ketua Kelompok Asman TOGA Gandaria, SriEndang Widayati, menyampaikan apresiasinya atas pendampingan yang dilakukan Universitas Islam Madura.

Menurutnya, para anggota kelompok memperoleh banyak wawasan baru, mulai dari teknik budidaya tanaman obat yang baik hingga pemahaman mengenai bahaya mikroplastik terhadap kesehatan.

"Kami mendapatkan banyak pengetahuan baru, mulai dari cara membudidayakan tanaman obat yang baik, memahami bahaya mikroplastik terhadap kesehatan, hingga bagaimana memanfaatkan tanaman obat secara tepat untuk menjaga kesehatan keluarga. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut," katanya. Sumber https://www.pikiran-rakyat.com/news/pr-0110354311/bahaya-mikroplastik-mengintai-tanaman-herbal-uim-ajarkan-cara-budidaya-toga-yang-aman?page=2


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2026. All Right Reserved

@omaidigital.id

MENULIS sesuai FAKTA, MENGABARKAN dengan NURANI

Istagram dan Youtube: