![]() |
| Group Bisnis Farmasi Medela Potentia Tembus 100 Perusahaan Terbesar di Indonesia, sinyal kuat bisnis farmasi nasional semakin memberikan kontribusi dalam perekonomian Indonesia. |
OMAIdigital.id- Fortune Rilis 100 Perusahaan Terbesar di Indonesia 2026. Standar masuk Fortune Indonesia 100 2026 semakin tinggi dengan pendapatan minimal Rp 12,31 triliun.
Masuk dalam daftar 100 perusahaan terbesar di Indonesia kini semakin sulit. Pada edisi kelima Fortune Indonesia 100 tahun 2026, perusahaan harus membukukan pendapatan minimal Rp 12,31 triliun berdasarkan kinerja tahun fiskal 2025 untuk bisa masuk ke dalam daftar tersebut, demikian laporan dari liputan6.com pada 12 Agustus 2026.
Angka itu, lanjut laporan liputan6.com, menunjukkan standar yang semakin tinggi dibandingkan edisi perdana yang menggunakan kinerja 2021, ketika ambang batasnya masih Rp 8,41 triliun. Dalam empat tahun, syarat pendapatan untuk masuk Fortune Indonesia 100 meningkat hampir 46% atau tumbuh sekitar 10% per tahun secara compound annual growth rate (CAGR).
Editor-in-Chief Fortune Indonesia Hendra Soeprajitno mengatakan pertumbuhan pendapatan belum tentu diikuti pertumbuhan laba bersih.
"Pertumbuhan topline belum otomatis diterjemahkan menjadi pertumbuhan laba," kata Hendra dalam keterangan tertulis, Rabu (12/8/2026).
Data Fortune Indonesia menunjukkan sekitar 66% perusahaan dalam daftar berhasil mencatatkan kenaikan pendapatan. Namun, hanya 49 perusahaan yang berhasil meningkatkan laba bersih, sementara 51 perusahaan lainnya mengalami penurunan laba.
Secara keseluruhan, total pendapatan 100 perusahaan dalam Fortune Indonesia 100 2026 mencapai Rp. 6.224,01 triliun. Nilai tersebut setara sekitar 26,1% dari Produk Domestik Bruto (PDB) nominal Indonesia 2025 yang mencapai Rp. 23.821,1 triliun berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Medela Potentia Tembus Fortune Indonesia 100!
Kabar membanggakan datang dari industri kesehatan nasional. PT Medela Potentia Tbk (MDLA) resmi masuk dalam Fortune Indonesia 100 tahun 2026, daftar 100 perusahaan terbesar di Indonesia berdasarkan kinerja pendapatan tahun fiskal 2025.
Lebih istimewa lagi, Medela Potentia menempati peringkat ke-82, berdampingan dengan berbagai korporasi raksasa nasional dari sektor energi, perbankan, telekomunikasi, manufaktur, consumer goods hingga kesehatan.
Pencapaian ini bukan sekadar angka di sebuah daftar bergengsi. Bagi industri kesehatan Indonesia, masuknya MDLA ke dalam Fortune Indonesia 100 menunjukkan bahwa bisnis distribusi dan ekosistem kesehatan memiliki peran strategis dalam peta kekuatan ekonomi nasional.
Berikut Daftar 100 Perusahaan Terbesar di Indonesia
1. Pertamina (Persero)
2. Perusahaan Listrik Negara
3. Bank Rakyat Indonesia
4. Astra International
5. Bank Mandiri
6. MIND ID
7. Telkom Indonesia
8. Barito Pacific
9. Sumber Alfaria Trijaya
10. Bank Central Asia
11. Indofood Sukses Makmur
12. HM Sampoerna
13. Bank Negara Indonesia
14. Pupuk Indonesia
15. Gudang Garam
16. Sinar Mas Agro Resources & Tech
17. Adaro Andalan Indonesia
18. Erajaya Swasembada
19. Charoen Pokphand Indonesia
20. Japfa Comfeed Indonesia
21. Bayan Resources
22. Indosat Ooredoo Hutchison
23. Garuda Indonesia
24. Indah Kiat Pulp & Paper
25. Dian Swastatika Sentosa
26. AKR Corporindo
27. Hartadinata Abadi
28. Mitra Adiperkasa
29. XLSMART Telecom Sejahtera
30. Bank Tabungan Negara
31. Medco Energi Internasional
32. Mayora Indah
33. Pindo Deli Pulp and Paper Mills
34. Pelindo
35. Sinar Mas Multiartha
36. Kereta Api Indonesia
37. Kalbe Farma
38. Semen Indonesia (SIG)
39. Indika Energy
40. Unilever Indonesia
41. Merdeka Copper Gold
42. Indo Tambangraya Megah
43. Alamtri Resources Indonesia
44. Bank Danamon Indonesia
45. Amman Mineral Internasional
46. Indomobil Sukses Internasional
47. Jasa Marga
48. Trimegah Bangun Persada (Harita Nickel)
49. InJourney
50. Bank CIMB Niaga
51. Bank SMBC Indonesia
52. Metrodata Electronics
53. Prudential Life Assurance
54. Hutama Karya
55. Buma International Group
56. Bumi Resources
57. Tunas Baru Lampung
58. Harum Energy
59. Global Digital Niaga
60. Bank OCBC Indonesia
61. Petrindo Jaya Kreasi
62. Bank BJB
63. Asuransi Allianz Life Indonesia
64. FKS Multi Agro
65. Elang Mahkota Teknologi
66. Bank Permata
67. Paninvest
68. GoTo Gojek Tokopedia
69. Indocement Tunggal Prakarsa
70. Gajah Tunggal
71. Catur Sentosa Adiprana
72. ABM Investama
73. Indolife Pensiontama
74. Vale Indonesia
75. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia
76. PT PP
77. Mitra Pinasthika Mustika
78. Krakatau Steel
79. Asuransi Jiwa Manulife Indonesia
80. Bank Maybank Indonesia
81. Tembaga Mulia Semanan
82. Medela Potentia
83. Sawit Sumbermas Sarana
84. MNC Asia Holding
85. Tempo Scan Pacific
86. Samudera Indonesia
87. Daaz Bara Lestari
88. Sarana Menara Nusantara
89. Wijaya Karya
90. Garudafood Putra Putri Jaya
91. Indo-Rama Synthetics
92. Tigaraksa Satria
93. Bank Mayapada International
94. Bank Mega
95. Siloam International Hospitals
96. Kirana Megatara
97. Bumi Serpong Damai
98. Malindo Feedmill
99. Ciputra Development
100. Dharma Satya Nusantara. Redaksi OMAIdigital.id




















