Kabar dari IKN: Mengenalkan TOGA dan OMAI kepada Masyarakat Sepaku di RS Nusantara
Tanggal Posting : Minggu, 13 Oktober 2024 | 11:11
Liputan : Redaksi OMAIdigital.id - Dibaca : 1033 Kali
Kabar dari IKN: Mengenalkan TOGA dan OMAI kepada Masyarakat Sepaku di RS Nusantara
Founder JamuDigital dan OMAIdigital, Karyanto memaparkan potensi tanaman obat untuk kesehatan dan nilai ekonominya di halaman RS Nusantara, IKN Kalimantan Timur.

OMAIdigital.id- Pada Jumat, 11 Oktober 2024 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Presiden Joko Widodo dan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin berada di IKN, Kalimantan Timur untuk meresmikan sejumlah Rumah Sakit.

Disekitar kawasan IKN telah berdiri sejumlah Rumah Sakit, yaitu: RS Nusantara Kemenkes, RS Hermina Nusantara dan RS Mayapada Nusantara.

Adalah Komunitas Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) yang menggerakkan masyarakat Sepaku, Kalimantan Timur bersama Kepala Kelurahan Sepaku, Haridsyah untuk mengumpulkan warga Sepaku berobat di RS Nusantara Kemenkes.

Ketum PBI dan Karyanto di IKN

Selain berobat diadakan "Sosialisasi Sehat dengan Tanaman Obat Keluarga (TOGA)"- yang dipaparkan oleh Founder JamuDigital & OMAIdigital, Karyanto bertempat di halaman depan RS Nusantara Kemenkes di IKN.

Ketua Umum PBI, Rahmi Hidayati bersama sejumlah Pengurus PBI Kalimantan Timur berkoordinasi dengan tokoh di Sepaku mengumpulkan masyarakat adat dan masyarakat yang telah puluhan tahun tinggal di Sepaku.

Penantian Bertemu Presiden & Menkes

Jumat, 11 Oktober 2024- Waktu subuh di Sepaku, Kalimantan Timur baru saja berlalu. Tim PBI dari Jakarta, dan Kalimantan Timur sekitar 10 orang- yang sudah berada di Sekapu beberapa hari sebelumnya- bersiap untuk memastikan semua masyarakat Sepaku sekitar 200 orang termasuk anak-anak TK & SD sekitar 20 orang dapat berangkat ke IKN dengan bus berjalan lancar.

Titik kumpulnya di depan Kantor Kelurahan Sepaku...! Sebagian Pengurus PBI ada yang berangkat lebih dulu ke IKN untuk memastikan persiapan di RS Nusantara Kemenkes.

Sebagian mengkoordinasikan keberangkatan para warga ke IKN pada pukul 08.00 WITA menggunakan bus yang mampu membawa sekitar 50 orang.

Karyanto dan Mbah Lasiyem di RS Nusantara

Karena bus hanya tersedia satu, sejumlah warga dibawa dengan sejumlah mobil dan menunggu bus kembali dari IKN untuk membawa masyarakat pada waktu berikutnya.

Sekitar pukul 10.00 WITA semua warga Sepaku sudah sampai di RS Nusantara. Raut wajah ceria masyarakat yang sudah bersolek dengan baju terbaiknya- sejumlah warga mengenaikan baju adat, dan sekitar 20 anak-anak yang riang gembira bermain di panggung yang akan dijadikan kegiatan di RS Nusantara.

Karyanto di RS Nusantara IKN

Sungguh ikut terharu, merasakan kebahagiaan masyarakat Sepaku yang waktu itu hadir- menunggu Presiden Jokowi dan Menkes Budi Gunadi Sadikin datang di lokasi.

Sosialisasi TOGA & OMAI-Potensi Mega Biodiversitas Nusantara

Ketua Umum PBI dan Founder JamuDigital

Untuk mengisi kegiatan warga Sepaku- selain pengobatan di RS Nusantara Kemenkes, Ketua Umum PBI, Rahmi Hidayati mengundang Founder JamuDiital & OMAIdigital, Karyanto untuk memaparkan manfaat keanekaragaman hayati yang ada di Nusantara.

Karyanto mengupas makalah berjudul "PERAN MASYARAKAT ADAT & MERAJUT MASA DEPAN BIODIVERSITAS NUSANTARA," yang disampaikan secara santai dan terkadang dengan humor sesuai audiens yang hadir, yaitu ibu-ibu rumah tangga dan anak-anak- dipandu oleh MC dari PBI, mba Sita.

Karyanto di RS Nusantara IKN 2

"Bumi Nusantara dianugerahi keberkahan yang luar biasa yaitu kekayaan biodiversitas yang sangat banyak untuk obat-obatan," ungkap Karyanto mengawali paparannya.

Sekitar 30.000 spesies tanaman ada di Indonesia, itu artinya sekitar 80% tanaman dunia ada di Nusantara. Dari jumlah itu, sekitar 9.600 spesies tamanam terindikasi berkhasiat untuk obat.

Jadi ibu-ibu, bapak-bapak semua, Nusantara kita ini, lanjut Karyanto- Alumni Fakultas Farmasi UGM ini, memiliki potensi bahan baku Obat Bahan Alam (OBA) yang dahsyat.

Pasar herbal dunia, diperkirakan sebesar Rp. 3.240 T (2024). Ekspor obat herbal Indonesia ke pasar dunia baru sekitar Rp. 9,4 M. Jadi masih sangat kecil kontribusi Indonesia untuk pasar dunia. Ini potensi yang seharusnya dijadikan keunggulan bersaing Indonesia.  

Karyanto di RS Nusantara IKN 3

Ada empat aspek potensi herbal Nusantara yaitu: Aspek Kesehatan, Aspek Ekonomi, Aspek Teknologi, dan Aspek Sosial Budaya.

Dalam aspek kesehatan, Karyanto pada kesempatan ini menjelaskan manfaat empat empon-empon untuk kesehatan, yaitu: Temu Lawak, Kencur, Jahe dan Kunyit.

Dalam aspek Teknologi dijelaskan bahwa herbal Indonesia terdiri dari Jamu, OHT dan Fitofarmaka- atau kini dikenalkan sebagai OMAI (Obat Modern Asli Indonesia). Dengan teknologi Kefarmasian dan Kedokteran yang modern, obat herbal Nusantara diriset dengan teknologi modern dan kini OMAI diresepkan para dokter di Rumah Sakit di Indonesia, dan dokter di ASEAN.

Dessy dari PBI di RS Nusantara IKN

Karyanto juga megajak warga yang sudah biasa meramu tanaman obat di Sepaku untuk berbagi pengalamannya kepada warga lainnya. Diselingi dengan quiz tentang  tanaman empon-empon dan khasiatnya, warga sangat antusias berpartisipasi dalam kegiatan yang sangat bersejarah ini.

Usai memaparkan materi sekitar 1 jam, Karyanto bersama mba Sita melanjutkan dengan mengajak anak-anak untuk bernyanyi dan membaca puisi.

Selesai pentas dadakan ini, anak-anak semuanya mendapat bingkisan tas dari Kemenkes. Waktu sudah menunjukkan pukul 15.30 WITA, prosesi persiapan kehadiran Presiden Jokowi dan Menkes Budi Gunadi Sadikin sudah terlihat- Paspampres mulai berdatangan.

Tim PBI di IKN 2024

Warga Sepaku sudah duduk di kursi yang telah disediakan, di panggung yang dipasang di depan halaman RS Nusantara Kemenkes. Sekikar pukul 16.00 WITA, Presiden dan Menkes hadir dengan iring-iringan mobil menuju lobby RS Nusantara Kemenkes.

Terihat Presiden Jokowi turun dari mobil, langsung masuk ke Lobby RS Nusantara Kemenkes. Terlihat Menkes Budi Gunadi Sadikin berlari menuju lobby RS Nusantara.

Sayang, Presiden Jokowi dan Menkes Budi Gunadi Sadikin hanya sekiar 15 menit di RS Nusantara untuk menyapa para petugas kesehatan, dan kemudian turun di lobby RS Nusantara.

Karyanto di RS Nusantara IKN 2024

Sebelum masuk mobil, Predisen Jokowi melambaikan tangannya. Kemudian masuk mobil, membuka kaca jendela, dan memberikan kaos hitam dengan melemparkan kepada para warga yang antusias berebut! Redaksi OMAIdigital.id


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2024. All Right Reserved

@omaidigital.id

MENULIS sesuai FAKTA, MENGABARKAN dengan NURANI

Istagram dan Youtube: