![]() |
| Strategi Role Model Hilirisasi Riset Farmasi Nasional menghasilkan Obat Herbal modern yang dipercaya oleh para dokter di ASEAN. |
OMAIdigital.id- Sebuah kebanggaan, jika melihat produk obat herbal Indonesia menjadi pilihan para dokter di ASEAN, dan kita berharap ke depan nanti- dapat terus berkembang diresepkan oleh para dokter di kawasan ASIA.
Mega biodiversitas Indonesia sejatinya dapat menjadi sumber potensial Obat Bahan Alam (OBA) yang diriset secara modern berbasis riset ilmiah, uji klinis, dan standar global. Pada titik inilah mega biodiversitas Indonesia tidak lagi dipandang sebagai potensi biasa-biasa saja, tetapi sebagai fondasi strategis kemandirian obat nasional-bahkan kekuatan baru Indonesia di panggung farmasi dunia.
Mega biodiversitas Nusantara akan mengantarkan masa depan Kemandirian Obat Nasional, melalui hiliriasi riset Obat Bahan Alam (OBA) asli Indonesia menjadi produk unggulan yang telah melalui uji klinis, sehingga diresepkan para dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan.
Sebagai contoh dari role model Hilirisasi Riset Farmasi Nasional adalah Dexa Group- yang dapat kita sebut pionir dalam ikut berpartisipasi membangkitan Kemandirian Obat Nasional yang berbasis mega biodiversitas Nusantara- dengan produknya yang sukses di pasar Nasional dan di pasar Internasional, yaitu: Obat Modern Alami Integratif (OMAI).
Produk OMAI Dexa Group telah diresepkan oleh puluhan ribu dokter di kawasan ASEAN! Dexa Group (PT. Dexa Medica, PT. Ferron Par Pharmaceuticals, PT. Fonko International, PT. Beta Pharmacon) berkembang pesat menjadi salah satu perusahaan Farmasi Nasional terbesar di Indonesia dan bahkan di Asia Tenggara.
Produk Dexa Group di ekspor ke 4 Benua (Benua Asia, Afrika, Amerika dan Eropa)- dengan banyak langkah strategis yang dilakukan, antara lain:
- Dexa Group: Pionir Produsen Obat Generik Berlogo (OBG)- memproduksi OGBdexa sejak 1991.
- Dexa Group: Pionir Produsen OMAI (Obat Modern Alami Integratif).
- Dexa Group: Pionir Sistem Jaminan Halal.
Simak eMagazine "Ferry Soetikno- Visioner di Balik Kemandirian Farmasi Indonesia"- untuk mengetahui Strategi Sukses Hilirisasi Biodiversitas Riset Farmasi Nasional: Klik Disini



















