![]() |
| Prof. Dr. Wan Mohd Azizi Bin Wan Sulaiman memiliki kesan yang mendalam dengan kunjungannya di Pusat Riset OMAI Dexa Group. |
OMAIdigital.id- Prof. Dr. Wan Mohd Azizi Bin Wan Sulaiman, CEO Azwa Pharma SDN.BHD, Kuala Lumpur, Malaysia menunjukkan rasa kagum dan apresiasinya kepada Pusat Riset OMAI (Obat Modern Alami Integratif) DLBS (Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences) Dexa Group.
"Pusat Riset OMAI Dexa Group- Ribuan Langkah Menyebarkan Kebaikan di Dalam dan Luar Negeri,’ sebuah kesan yang mendalam dari ilmuwan dari Malaysia- Prof. Dr. Wan Mohd Azizi Bin Wan Sulaiman.
Prof. Dr. Wan Mohd Azizi Bin Wan Sulaiman- mantan Rektor UCMI Malaysia ini berkunjung ke DLBS Dexa Group pada 13 Februari 2026- disambut oleh Business Development and Scientific Affairs Director Dexa Medica, Prof. Raymond Tjandrawinata dan sejumlah Tim DLBS Dexa Group.
Prof. Dr. Wan Mohd Azizi mengungkapkan, "Pertamanya saya rasa amat besyukur dan sangat berpuas hati serta berterimakaseh dengan Pak Karyanto yang menjalin hubungan dan rekomendasi untuk kolaborasi dan diberi peluang untuk melawat di DLBS, Fonko dan Dexametric di Cikarang, Jawa Barat," katanya seusai melakukan kunjungan.
Secara keseluruhan, lanjut Prof. Dr. Wan Mohd Azizi, "Saya dan partner saya Farahi dari Farmasi Al Arif sangat kagum dan sangat berpuas hati dengan establishment dan set up DLBS yang mempelopori secara detail dan saintifik serta standard natural products manufacturing secara komprehensif dari raw materials, extraction dan standardization secara Bioaktif Fraction technology serta Tandem Chemistry Expression Bioassay System (TCEBS), animal testing facility accreditation by AALAC serta penerapan GMP," jelasnya.
Visit ke FONKO juga sangat mengagumkan dengan produk onkologi yang terakrediatasi dari EU GMP Internasional, serta Oral Solid dosage form dari BPOM. Huge Achievement. Pihak kami juga akan berbincang dengan lebih detil pasaran Malaysia juga, ungkap Prof. Dr. Wan Mohd Azizi.
Pabrik Dexametric juga luarbiasa set up pabrik yang menakjubkan, standardnya melebihi untuk medical device authority.
Diskusi Bersama Prof Raymond dan Tim DLSB, menurut Prof. Dr. Wan Mohd Azizi juga berlangsung luar biasa, banyak pencapain yang dipaparkan, saya kagum atas semua itu.
"Pada 1 April 2026 akan ada satu meeting dengan pihak NPRA Malaysia di KL untuk di klarifikasi urusan pendaftaran sebagai Herbal with therapeutic claim. Pihak kami juga sudah menandatangani NDA serta market study," kata Prof. Dr. Wan Mohd Azizi tentang rencana ke depannya.
Saya memiliki kesan yang mendalam, "Very High standard and achievement. Semuanya HALAL. Hundreds of Thousands Steps to spread Goodness at Home and Abroad," tulis Prof. Dr. Wan Mohd Azizi dalam wawancara tertulis dengan Redaksi OMAIdigital.id



















