![]() |
| Kajian Ilmiah Dampak Internasional dan Nasional, jika OMAI Fitofarmaka segera masuk Sistem JKN BPJS Kesehatan. |
OMAIdigital.id- Banyak pihak sepakat bahwa jika Fitofarmaka masuk ke dalam Sistem JKN maka akan memberikan banyak manfaat bagi Indonesia.
Di tengah upaya hilirisasi Obat Bahan Alam (OBA), produk obat herbal Fitofarmaka yang sudah teruji pra klinis dan uji klinis memiliki bukti ilmiah tentang khasiatnya dapat segera dijadikan Program BPJS Kesehatan.
Ada banyak manfaat, baik pada skala nasional maupun internasional. Apa saja manfaatnya? Simak paparan komprehensif di bawah ini!
Menurut Prof. Raymond R. Tjandrawinata, Business Development and Scientific Affairs Director PT Dexa Medica dan Guru Besar Kehormatan Bioteknologi Farmasi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya: Ada tiga dampak Internasional dan Nasional, apabila Fitofarmaka masuk dalam Sistem JKN, yaitu:
1.Meningkatkan Penerimaan Internasional. Masyarakat Internasional akan melihat dulu pemanfaatan Fitofarmaka di Indonesia sebelum dapat mereka terima. Penggunaan FitoFarmaka Indonesia di luar negeri akan menjadi sumber peningkatan Devisa negara.
2.Memajukan Ekonomi Nasional. Peningkatan penggunaan FitoFarmaka dalam sistem kesehatan nasional (termasuk BPJS) akan meningkatkar volume produksi, menurunkan Harga Pokok Penjualan (HPP), dan memajukan perekonomian nasional (mulai dari level Petani bahan alam).
Menjadi pendorong bagi peneliti dan industri obat herbal lainnya untuk lebih agresif memajukan riset dan pengembangan obat bahan alam sehingga semakin kemandirian Obat di Indonesia segera terwujud.
3.Visi Integratif. Diperlukan sistem kesehatan integratif yang membuka ruang bagi penggunaan obat-obat biodiversitas alam di fasilitas kesehatan formal.
Rantai Pasok & Berdayakan Ribuan Petani
Lebih lanjut Prof. Raymond menjelaskan, untuk itu perlu adanya, "Jaminan rantai pasok dan ketersediaan Fitofarmaka. Selain itu, juga memberdayakan ribuan petani di Seluruh Indonesia," ungkap Prof. Raymond dalam paparan ilmiahnya beberapa waktu lalu.
Kemudian disebutkan, bahwa Anugrah Amartha Global (AAG) bagian dari Dexa Group Manufacturing yang didedikasikan untuk memproduksi Obat Bahan Alam dengan kapasitas per tahun: Ekstrak (API): 35 ton Oral Tablet/Kapsul: 1 milyar Oral Liquid: 34 juta botol.
Rantai pasok bahan alam yang terkualifikasi untuk memastikan konsistensi mutu dan pasokan. Dexa Medica Site Cikarang didedikasikan untuk memproduksi Ekstrak Bahan Alam dengan teknologi fraksinasi modern sesuai dengan Regulasi CPOB dan CPOTB terkini.
Sedangkan AAM (Perusahaan Distributor Dexa Group) memiliki jaringan distribusi ke seluruh pelosok negeri dengan 2 pusat distribusi nasional, 35 kantor cabang, 35 gudang retail dan didukung oleh 3 kantor perwakilan serta 60 titik penjualan untuk melayani segmen apotek, rumah sakit, toko obat, modern outlet dan lainnya.
Jaminan rantai pasok dan ketersediaan distributor tersebut, sangat penting ketika OBA Fitofarmaka- yang dikenalkan beberapa tahun terakhir sebagai OMAI- Obat Modern Alami Integratif masuk dalam sistem JKN BPJS Kesehatan. Redaksi OMAIdigital.id


















