![]() |
| Trend ekspansi bisnis Distributor Farmasi dan Alkes dengan memperkuat pelayanan Aplikasi Digital yang mampu menjangkau masyarakat luas. |
OMAIdigital.id- Strategi Bisnis Distributor Obat 2026, dikupas lengkap termasuk strategi eskspansi dan perlunya terus memperkuat aplikasi digital sebagai perangkat untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara online.
Adalah President Director PT Medela Potentia, Tbk (MDLA), Krestijanto Pandji yang menyatakan optimisme terhadap prospek bisnis alat kesehatan dan farmasi di Indonesia.
Hal ini tercermin dari pertumbuhan bisnis MDLA yang mencapai 15% di 2025 dengan laba mencapai Rp. 380 miliar.
Medela Potentia yang memiliki bisnis distribusi dan pemasaran produk farmasi, produk kesehatan, dan produk alat kesehatan di Indonesia, dimana bisnis farmasi atau obat-obatan resep memberikan kontribusi 75% bagi MDLA.
Dalam upaya mendorong penjualan, MDLA turut mengembangkan layanan aplikasi digital yakni "GoApotik’ guna menjangkau segmen pasar anak muda, serta melakukan penambahan kerjasama dengan PT Merck,Tbk untuk mendistribusikan produk obat resep.
Seperti apa arah bisnis farmasi dan alkes tahun 2026? Selengkapnya simak wawancara Shafinaz Nachiar dengan President Director PT Medela Potentia Tbk (MDLA), Krestijanto Pandji dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Selasa, 03/03/2026).
Video wawancara silakan klik: Disini



















