Tanam 700 Mangrove di Pesisir Tangerang, Medela Potentia Peduli Lingkungan
Tanggal Posting : Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:23
Liputan : Redaksi OMAIdigital - Dibaca : 9 Kali
Tanam 700 Mangrove di Pesisir Tangerang, Medela Potentia Peduli Lingkungan
Medela Potentia Peduli Lingkungan dengan menanam ratusan tumbuhan mangrove di pesisir Tangerang.

OMAIdigital.id- PT Medela Potentia Tbk dan entitas anak melalui program wellbeing Walka-Walka diwujudkan menjadi aksi nyata untuk lingkungan. Sebanyak 700 pohon mangrove ditanam di Pesisir Pantai KSS, Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Penanaman mangrove ini menjadi bagian dari kontribusi program Walka-Walka, yang mengajak karyawan membangun kebiasaan hidup aktif sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan.

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dalam program tersebut, perwakilan karyawan dari pemenang Walka-Walka turut terlibat langsung dalam penanaman mangrove bersama PT Medela Potentia Tbk dan entitas anak.

Penanaman mangrove dilakukan oleh Direktur PT Medela Potentia Tbk, Edbert Orotodan bersama perwakilan karyawan pemenang Walka-Walka, berkolaborasi dengan LindungiHutan dan Kelompok Kampung Bahari Nusantara.

Lokasi penanaman dipilih karena kawasan pesisir tersebut menghadapi ancaman abrasi. Ahmad Marbawi, Pendamping Kelompok Kampung Bahari Nusantara menjelaskan bahwa kawasan hutan negara di area tersebut sebelumnya memiliki luas sekitar 111 hektare. Namun, sekitar 60 hektare di antaranya telah mengalami abrasi sehingga luas kawasan yang tersisa sekitar 51 hektare.

"Dari 111 hektare, sekitar 60 hektare sudah mengalami abrasi, sehingga tersisa 51 hektare. Fungsi mangrove adalah mengurangi kekuatan ombak agar abrasi tidak terjadi lagi," jelas Ahmad Marbawi.

Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kawasan pesisir, antara lain dengan membantu meredam kekuatan gelombang serta menjaga ekosistem yang bergantung pada kawasan tersebut.

Karena itu, penanaman mangrove tidak berhenti pada penanaman bibit, tetapi perlu diikuti dengan pemantauan dan pemeliharaan agar manfaatnya dapat berlangsung dalam jangka panjang.

Edbert mengatakan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang manfaatnya tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga oleh generasi mendatang.

"Penanaman mangrove ini kita lakukan untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas. Kita memiliki tanggung jawab moral kepada anak cucu kita untuk meninggalkan lingkungan yang baik," ujar Edbert.

Sebagai bagian dari keberlanjutan program, Argon Peduli bersama LindungiHutan dan Kelompok Kampung Bahari Nusantara akan melakukan pemantauan terhadap pertumbuhan mangrove yang telah ditanam.

Pemantauan juga mencakup penyulaman serta perhitungan serapan karbon untuk mengukur perkembangan dan dampak lingkungan dari penanaman tersebut.

Ketua Pillar Environment Komite ESGH PT Medela Potentia Tbk, Endang Sukandar menjelaskan bahwa penanaman mangrove merupakan kelanjutan dari program Walka-Walka yang menghubungkan gaya hidup sehat dengan kepedulian terhadap lingkungan.

"Penanaman mangrove ini berawal dari program wellbeing Walka-Walka. Langkah-langkah yang dikumpulkan karyawan kemudian diwujudkan menjadi donasi pohon sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan," ujar Endang.

Bagi karyawan, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana aktivitas yang dilakukan bersama dapat menghasilkan dampak di luar lingkungan kerja.

Bernadetta Nurani Prima Dwiratri dari PT Djembatan Dua, mengapresiasi inisiatif Argon Peduli yang memfasilitasi kegiatan tersebut.

"Terima kasih untuk Argon Peduli yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Ini merupakan pengalaman yang positif dan baru bagi saya dan beberapa teman. Walka-Walka tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga membawa manfaat bagi lingkungan, sehingga dampaknya tidak hanya dirasakan oleh diri sendiri," kata Rani.

Hal senada disampaikan Febri Saddam Mardiyansah dari PT Medela Potentia Tbk, menurutnya penanaman mangrove memberikan pengalaman baru untuk berkontribusi bersama rekan-rekan kerja.

"Pengalamannya seru banget. Ini pengalaman pertama ikut penanaman mangrove bersama teman-teman. Tanaman mangrove ini membantu memecah ombak agar tidak terlalu kuat ke ekosistem pesisir," ujarnya.

Melalui Walka-Walka, langkah yang awalnya dilakukan untuk menjaga kebugaran karyawan berkembang menjadi kontribusi bersama bagi lingkungan.

Dari 70 juta langkah yang dikumpulkan bersama, kontribusi tersebut kini tumbuh dalam bentuk 700 mangrove untuk membantu menjaga pesisir Tangerang. Walka for health, Walka for earth. Redaksi OMAIdigital.id


Kolom Komentar
Berita Terkait

Copyright 2026. All Right Reserved

@omaidigital.id

MENULIS sesuai FAKTA, MENGABARKAN dengan NURANI

Istagram dan Youtube: